Transaksi digital jadi jalan pintas selamatkan UMKM Jabar?

13 Agustus 2021
682
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat aktivitas ekonomi secara konvensional menurun drastis. Masyarakat perlahan-lahan mulai beralih untuk melakukan transaksi secara digital sebagai salah satu upaya meminimalisir adanya kontak fisik. Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Barat dari Bank Indonesia menunjukkan, perkembangan ekonomi dan keuangan digital pada triwulan I 2021 mengalami peningkatan volume sebesar 21,56% atau mencapai lebih dari 250 juta transaksi. Meningkatnya transaksi digital juga dipengaruhi oleh tingginya jumlah pengguna e-commerce. Sebelum pandemi, jumlah pembeli barang konsumsi* di e-commerce Indonesia (Januari 2019), adalah 107 juta orang. Sedangkan di masa pandemi, pada Januari 2021 jumlahnya mencapai 138,1 juta orang. Sama halnya dengan di Jawa Barat, pertumbuhan transaksi e-commerce di triwulan I 2021 bahkan naik hingga 52,61% dari tahun sebelumnya dengan nominal mencapai Rp17,91 triliun. Dimana pembayaran nontunai melalui transfer bank (35,27%) dan uang elektronik (30,65%) masih menjadi metode favorit yang dipilih masyarakat. Adanya peningkatan transaksi elektronik menawarkan alternatif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk merubah haluan dengan berjualan secara online. Dari 4.545.874 UMKM di Jabar, 26,2% UMKM sudah aktif menggunakan e-commerce untuk memasarkan produknya. Secara Nasional, 13,7 juta UMKM sudah bermigrasi ke ranah jualan online melalui platform Sirclo, dengan jumlah kedua terbanyak adalah UMKM di Jawa Barat sebanyak 21% setelah Jakarta. Sebagai usaha untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi, Pemdaprov Jabar juga meluncurkan sebuah marketplace yang aman dan ramah pengguna yaitu borongdong.id. Target pasar dari borongdong.id adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Barat yang berjumlah lebih dari 300 ribu orang. Saat ini, sekitar 260 UMKM Jabar telah memasarkan produknya lewat borongdong.id. (10/02/2021). Hadirnya marketplace ini diharapkan mampu menjadikan teknologi digital sebagai solusi pemulihan ekonomi, mengingat peran UMKM yang cukup besar terhadap PDB Indonesia yaitu sebesar 57,24% di tahun 2018. Terus lakukan transaksi secara online untuk dukung transformasi dan pengembangan UMKM lewat teknologi digital. *Produk fesyen & kecantikan, media elektronik & aktivitas fisik, produk makanan & perawatan diri, furnitur & perkakas, mainan, hobi & produk Do It Yourself (DIY). Daftar Pustaka Ayobandung.com. 2020. Bantu UMKM, Pemprov Jabar Gelontorkan Rp163,6 Miliar. Bank Indonesia. 2021. Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Barat. Bank Indonesia. Datareportal. 2019. Digital 2019 Spotlight: Ecommerce in Indonesia. Datareportal.2021. Digital 2021: Indonesia. Situs Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. 2021. “Borongdong.id’ Salah Satu Pendorong Pemulihan Ekonomi di Jabar.
Topik
Disusun oleh
Jabar Digital Service